Assalamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh.
Kemarin udah aku janjiin mau bikin artikel ini ya
tentang gimana sih cara ampuh masuk Perguruan Tinggi Negeri. Gak usah risau gak
usah galau ya. Ini insyaAllah bisa ngebantu kalian semua untuk bisa masuk ke
PTN melalui jalur SBMPTN. Kenapa aku bahas yang ini? Karena kalau jalur
undangan/SNMPTN aku kurang tau gimana penilaiannya. Tiba-tiba daftar melalui
sekolah terus tunggu keputusan dari Diknas keterima atau enggaknya. Soalnya
temenku yang paling rajin dan pinter di kelas pun gak diterima di jalur ini lho
dan sebaliknya (you know what I mean).
Oke ini ada beberapa hal yang harus kalian lakukan
untuk bisa masuk PTN di jalur SBMPTN, check
this out :
1.
Tetapkan
Pilihan
Disini
pertama-pertama adalah menetapkan pilihan kamu. Pilihan kampus yang akan kamu
tuju untuk masa depanmu. Memilih kampus harusnya gak di skip ya, jangan asal
“yang penting negri”. BIG NO ! Menurutku lingkungan akan menentukan
kepribadian, sifat, sikap dan teman-teman kamu nantinya.
Misal
di kampus A akreditasinya bagus, pencapaian akademiknya oke, dosen-dosennya
kece dan enak diajak diskusi. Dari mana kita bisa tau hal semacam ini? Biasanya
sebelum kamu lulus SMA alias kamu masih kelas 3 SMA, kamu akan di datengin
beberapa mahasiswa dari kampus tertentu. Atau bisa jadi juga biasanya ada
kajian/lomba/acara di salah satu kampus. Kamu bisa menyelidikinya dari situ
kok. Bisa juga ada campus expo di
kotamu. Kamu bisa tanya-tanya lengkap disitu mengenai jurusannya, fakultas,
organisasi, dosen-dosen, ujian akhir, akreditasi, fasilitas, dll.
2.
Strategi
Pemilihan Jurusan
Ini
salah satu yang harus kamu cari tau setelah menetapkan pilihan di kampus mana kamu akan melabuhkan hari-hari
ya. Pertama adalah cari informasi jurusan yang akan kamu inginkan sesuai passion kamu. Gak cuma jurusan yang
favorit aja di kampus itu tapi juga jurusan yang ngebuat kamu akan betah untuk
kuliah disitu. Karena 90% orang-orang masuk jurusan yang tidak sesuai dengan
keinginannya dan akan berakhir DROP OUT (jangan
sampe ya ini).
Ada
cerita salah satu orang (panggil aja dia mas bro), dia udah masuk kampus bagus
banget jurusan bagus banget. Tapi pada akhirnnya dia keluar dari kampus karena
tidak sesuai passionnya.
Oke
lanjut, yang kedua adalah kamu harus cari jurusan yang sesuai dengan kamu dan mempunyai kuota penerimaan yang banyak
dengan peminat yang sedikit. Well, ini
adalah salah satu alasan aku bisa masuk PTN. Aku masuk di jurusan yang kuota
penerimaannya banyak, tapi dia ga seberapa banyak peminatnya pada jaman itu
(gak tau deh kalau sekarang).
Ini
kadang bertolak belakang dengan yang pertama ya (cari informasi jurusan yang
sesuai passion kamu). Ini bisa kamu
jadikan pilihan terakhir kamu wkwkw. Sorry aku gak ngajak sesat. Kamu bisa
pilih salah satunya kok hehe.
3.
Bicarakan
dengan Orang Tua
Komunikasi
itu penting lho apalagi sama orang tua sendiri, yang dari kecil udah ngerawat
kamu. Ya kan? Mereka pastinya punya impian yang sama untuk kamu, missal orang
tua kamu pingin kamu jadi guru tapi kamu pingin jadi arsitek. Bertolak
belakang? Enggak juga sih. Toh pada akhirnnya nanti kamu akan dihadapkan dengan
pilhan, mau jadi arsitek di lapangan atau di kelas (jadi dosen). Tapi itu semua
tergantun keputusang yang kamu ambil.
Ini
PENTING lho ya. Jangan dianggap remeh. Banyak anak yang mengikuti keinginan
orang tuanya untuk masuk di tempat impian ortunya tapi malah berakhir drop out. Kamu gak mau kayak gitu kan?
Pelan-pelan aja
ngomongnya ke orang tua, pasti mereka mau ngerti kok. Orang tua mana sih yang
gak mau anaknya sukses ya kan? Pasti semuanya. Tapi sukses dengan jalannya
masing-masing, itu seharusnya gak jadi masalah buat mereka. Asalkan kamu mau
janji ke dirimu sendiri untuk memperjuangkan mimpimu.
4.
Tau
Kemampuan Diri Sendiri
Kamu
punya impian pingin jadi dokter spesialis bedah di salah satu PTN terkenal di
dunia. Itu mimpi yang bagus banget. Tapi kalau ternyata nilai biologi kamu
dapet 6 terus dari kelas 1 sampe kelas 3, gak paham anaotomi tubuh, takut
darah, dan gak berani lihat tangan yang “ketlusupen” doang. Ya mendingan
dipikir baik-baik ya. Hehe
Realistis
itu kuncinya salah satunya. Kalau misal dengan kondisi kamu jenius, matematika,
biologi, kimia bisa dapet angka 9 terus selama 3 tahun, tapi kamu pesimis gak
bisa masuk kedokteran ya gak gitu juga ya.
Kamu
bisa ikut beasiswa kan? Buktinya Pak Ir. Habibie dari keluarga sederhana, tapi
bisa belajar di jerman toh. Gak percaya? Baca buku & nonton filmnya yang
“Habibie Ainun” ya hehe :D
5.
Belajar
yang Tekun
Belajar tekun ini gak
Cuma dimulai pas mau ujian ya. Tapi sebelum itu juga. Selama 3 tahun kamu bisa
mengasah kemampuan yang kamu senangi. Kalau gak ada yang gk ngerti jangan
sungkan Tanya gurumu, temenmu, tetanggamu, sodaramu, siapapun itu. Jangan
hilang arah oke? Keep it in the right way.
Jadi ketika mau ujian,
kamu Cuma ngulang-ngulang doang apa yang sudah kamu pelajari selama ini. Gak
perlu deg-degan, gak perlu dibawa ke mimpi segala apalagi ke dukun. Please, dukun aja gak punya kunci
jawabannya lho.
6.
Berdo’a
Sesuai Dengan Agama Kamu
Ini adalah poin yang amat sangat
paling penting. Dibalik usaha-usaha kamu percuma kalau kamu gak ada niatan
untuk gak curhat sama Tuhan kamu. Kita berusaha Tuhan yang menentukan kamu
layak gak masuk kampus itu.
Jangan minta dukun ya, emang mbah
dukun jualan kunci jawaban? :D
Kalau di dalam agamaku, islam,
Allah telah berfirman,
“Mintalah kepada-Ku,
niscaya akan Aku kabulkan” (QS. Al Mu’min:60)
“Barangsiapa yang
berdo’a kepada-Ku, pasti akan ku-kabulkan, dan siapa yang memohon kepada-Ku
pasti akan Ku berikan, dan siapa yang mohon ampun kepada-Ku pasti akan Ku
ampuni” (HR. Bukhari, Muslim, Maliki, Tirmidzi)
So sekarang siap untuk menghadapi ujian SBMPTN?







